Silaturahmi Hangat antara Intel Kejati Kalbar dan Sultan Syarif Melvin Alqadri: Pertemuan Tokoh Kota Pontianak dalam Nuansa Keakraban

PANDAWA5News.Com —Pontianak — 2 Desember 2025 Kalimantan Barat Kediaman Sultan Syarif Melvin Alqadri di Kompleks Istana Kadriah, Jalan Tanjung Raya 1, kembali menjadi ruang teduh bagi perjumpaan tokoh-tokoh penting Kalimantan Barat. Dalam suasana yang hangat dan penuh keakraban, jajaran intelijen Kejaksaan Tinggi Kalbar melakukan silaturahmi ke Sultan Melvin, yang tak hanya merupakan tokoh adat kesultanan, tetapi juga anggota DPD RI yang memiliki kedekatan dengan berbagai lapisan masyarakat.

Pertemuan yang berlangsung santai itu menggambarkan keharmonisan antara tokoh daerah dan institusi penegak hukum. Sejak kedatangan rombongan intel Kejati Kalbar, suasana kekeluargaan terlihat jelas. Sambutan dari Sultan Melvin, dengan gaya khasnya yang ramah dan terbuka, membuat dialog mengalir tanpa sekat.

Dalam perbincangan tersebut, kedua pihak membahas berbagai perkembangan di Kota Pontianak dan Kalimantan Barat secara umum. Topik-topik yang diangkat pun beragam: mulai dari dinamika sosial masyarakat, upaya menjaga ketertiban dan keamanan daerah, hingga pentingnya sinergi antara tokoh adat, perwakilan daerah, dan aparat penegak hukum.

Sultan Syarif Melvin Alqadri, yang dikenal sebagai sosok yang dekat dengan rakyat dan kerap bersuara untuk kepentingan Kalbar di tingkat nasional, menekankan pentingnya komunikasi yang terbuka antarelemen strategis di daerah. Sementara itu, pihak intel Kejati Kalbar menyampaikan apresiasi terhadap peran tokoh-tokoh lokal dalam menjaga suasana kondusif di tengah berbagai tantangan yang dihadapi.

Meski pertemuan berlangsung tanpa agenda formal yang kaku, keduanya memahami bahwa silaturahmi semacam ini memiliki nilai strategis. Bagi Kejati Kalbar, kunjungan ini merupakan bagian dari pendekatan kemasyarakatan yang menekankan dialog lembut, bukan sekadar tugas formal kelembagaan. Bagi Sultan Melvin, kedatangan mereka merupakan bentuk penghargaan terhadap istana sebagai salah satu simpul budaya dan sosial masyarakat Pontianak.

Percakapan berlangsung ramah, diselingi senyum dan canda ringan, mencerminkan hubungan baik yang telah terjalin selama ini. Keakraban itu sekaligus memperlihatkan bahwa komunikasi yang harmonis antara tokoh adat, pejabat daerah, dan institusi hukum adalah modal penting untuk menjaga stabilitas Kalimantan Barat.

Di akhir pertemuan, kedua pihak sepakat untuk terus membuka ruang dialog dan kerja sama demi kebaikan masyarakat luas. Silaturahmi ini bukan sekadar perjumpaan formal, melainkan refleksi dari semangat kebersamaan dan rasa saling menghormati antarelemen masyarakat.

Kunjungan tersebut meninggalkan kesan positif—bahwa di tengah berbagai dinamika politik dan sosial, ada ruang-ruang perjumpaan yang tetap dijaga dengan penuh hormat dan kekeluargaan. Sebuah contoh bahwa keharmonisan dapat terbangun ketika tokoh-tokoh penting daerah terus menjaga komunikasi yang baik dan terbuka.

 

Tim : liputan